Panduan Pelapor

Cara Menggunakan Sistem
Whistleblowing

Panduan lengkap dari pendaftaran hingga laporan selesai. Baca sebelum Anda membuat laporan pertama.

1 Cara Memulai

Ikuti langkah berikut untuk membuat laporan pertama Anda.

1

Daftarkan akun Anda

Klik tombol Daftar & Lapor di bagian atas halaman. Isi username, email, password, dan data profil. Akun Anda otomatis mendapat akses sebagai Pelapor.

Gunakan email aktif yang dapat Anda akses sewaktu-waktu untuk menerima notifikasi.
2

Login ke dashboard

Setelah mendaftar, Anda akan langsung masuk ke dashboard pelapor. Di sini Anda bisa melihat semua laporan yang pernah dibuat dan statusnya.

3

Klik "Buat Laporan Baru"

Tekan tombol Buat Laporan di dashboard atau menu navigasi. Anda akan diarahkan ke formulir pelaporan.

4

Isi formulir dengan lengkap

Pilih kategori, tulis judul yang jelas, dan jelaskan isi laporan secara detail. Sertakan lampiran bukti jika ada. Pilih apakah laporan bersifat anonim atau teridentifikasi.

5

Kirim dan simpan kode laporan

Setelah berhasil dikirim, Anda mendapat kode unik laporan. Simpan kode ini — gunakan untuk memantau status dan berkomunikasi dengan investigator.

Kode laporan selalu tersedia di dashboard akun Anda.
2 Anonim vs Teridentifikasi

Anda bebas memilih mode pelaporan sesuai kenyamanan dan kebutuhan Anda.

Teridentifikasi

Identitas Diketahui Investigator

Komunikasi lebih lancar karena investigator tahu siapa Anda
Proses klarifikasi lebih cepat
Cocok untuk laporan yang tidak berisiko bagi pelapor
Nama, jabatan, dan unit kerja Anda terlihat oleh investigator
Penting: Mode pelaporan tidak dapat diubah setelah laporan dikirim. Pilih dengan hati-hati sebelum menekan tombol Kirim.
3 Menulis Laporan yang Baik

Laporan yang detail dan jelas akan mempercepat proses investigasi.

Cantumkan waktu

Sebutkan tanggal, hari, dan waktu kejadian seakurat mungkin. Contoh: "Jumat, 10 Januari 2025, sekitar pukul 17.00."

Sebutkan lokasi

Di mana kejadian berlangsung? Ruangan, lantai, atau area tertentu sangat membantu investigator.

Identifikasi pihak terlibat

Sebutkan jabatan atau inisial jika Anda tidak yakin untuk menyebut nama lengkap. Hindari tuduhan tanpa dasar.

Kronologi jelas

Tulis secara berurutan dari awal hingga akhir kejadian. Gunakan kalimat yang singkat dan to the point.

Cantumkan nominal jika ada

Jika terkait keuangan, sebutkan estimasi nilai yang terlibat. Ini membantu menentukan prioritas penanganan.

Tuliskan apa yang Anda saksikan

Fokus pada fakta yang Anda lihat atau dengar sendiri. Bedakan antara fakta dan asumsi.

Hindari: bahasa yang mengandung kebencian, tuduhan tanpa bukti, atau informasi yang sengaja dilebih-lebihkan. Laporan yang akurat lebih efektif dari laporan yang dramatis.
4 Melampirkan Bukti Pendukung

Bukti memperkuat laporan dan mempercepat proses investigasi.

Dokumen (PDF, DOC, DOCX)

Kontrak, laporan keuangan, surat, memo, atau dokumen lain yang relevan. Pastikan dokumen tidak dalam kondisi terpassword-protected.

Foto/Tangkapan Layar (JPG, PNG)

Foto bukti fisik, tangkapan layar percakapan, atau gambar situasi yang relevan. Pastikan kualitas foto cukup jelas untuk dibaca.

Tips: Anda dapat melampirkan hingga 10 file sekaligus, masing-masing maksimal 5 MB. Jika Anda tidak memiliki bukti saat ini, Anda masih bisa menambahkan bukti tambahan melalui chat dengan investigator setelah laporan masuk tahap investigasi.
Perhatian: Jangan melampirkan dokumen yang mengandung data pribadi orang lain yang tidak relevan, atau dokumen yang didapat dengan cara melanggar hukum. Hal ini dapat mempengaruhi validitas laporan Anda.
5 Alur Status Laporan

Pahami setiap tahapan penanganan laporan Anda.

📥 Masuk
Laporan Anda berhasil diterima sistem. Admin akan segera memeriksa kelengkapan laporan.
Tidak perlu tindakan dari Anda saat ini.
✏️ Perlu Dilengkapi
Admin menilai laporan masih kurang detail atau bukti kurang memadai. Anda akan mendapat notifikasi beserta penjelasan apa yang perlu dilengkapi.
Segera lengkapi sebelum batas waktu yang ditentukan.
🔍 Investigasi
Laporan telah diverifikasi dan investigator ditugaskan. Proses investigasi sedang berjalan. Anda bisa berkomunikasi dengan investigator melalui fitur chat.
Jawab pertanyaan investigator jika ada dan kirim bukti tambahan jika diminta.
📋 Menunggu Review
Investigator telah menyelesaikan investigasi dan mengumpulkan hasilnya. Reviewer independen sedang mengkaji hasil tersebut.
Tidak perlu tindakan dari Anda. Pantau status secara berkala.
✅ Selesai
Laporan telah ditangani sepenuhnya. Hasil investigasi telah disetujui reviewer dan tindak lanjut dilakukan sesuai rekomendasi.
📤 Diteruskan ke Pihak Eksternal
Laporan dinilai memerlukan penanganan oleh pihak eksternal seperti KPK, Kejaksaan, atau lembaga pengawas terkait. Penanganan selanjutnya berada di luar sistem ini.
🚫 Ditutup / Tidak Cukup Bukti
Laporan ditutup karena berbagai alasan: bukti tidak memadai, laporan tidak dapat diverifikasi, atau pelapor tidak melengkapi data dalam batas waktu yang ditentukan.
6 Komunikasi dengan Investigator

Fitur chat tersedia saat laporan Anda dalam tahap investigasi.

Cara mengakses chat

Buka detail laporan dari dashboard, lalu klik tombol Chat Investigator yang muncul saat laporan berstatus Investigasi.

Kerahasiaan tetap terjaga di chat

Jika laporan bersifat anonim, investigator hanya melihat Anda sebagai "Pelapor (Anonim)" — tidak ada nama, jabatan, atau informasi identitas lain yang tampil.

Jangan sebutkan identitas diri Anda secara eksplisit dalam pesan chat jika ingin tetap anonim.

Kirim bukti tambahan via chat

Anda bisa melampirkan file tambahan langsung di pesan chat jika investigator meminta bukti tambahan. Format yang didukung sama dengan lampiran utama laporan.

Responsif terhadap pertanyaan

Jika investigator mengajukan pertanyaan, usahakan menjawab dalam waktu yang wajar. Kurangnya respons dari pelapor dapat memperlambat atau bahkan menghentikan proses investigasi.

7 Etika & Tanggung Jawab Pelapor

Sistem ini dibangun atas dasar kepercayaan. Gunakan dengan penuh tanggung jawab.

Peringatan: Larangan Keras

Laporan palsu atau fitnah — Membuat laporan yang diketahui tidak benar atau dengan niat menjatuhkan seseorang tanpa dasar adalah pelanggaran serius dan dapat dikenai sanksi hukum.
Menggunakan sistem untuk kepentingan pribadi — Memanfaatkan sistem pelaporan untuk balas dendam, persaingan tidak sehat, atau tujuan di luar pelaporan pelanggaran adalah penyalahgunaan sistem.
Laporan ujicoba atau spam — Mengirim laporan percobaan, laporan kosong, atau berulang kali untuk menguji sistem tanpa tujuan pelaporan yang nyata akan mengganggu proses penanganan laporan yang sah.
Manipulasi bukti — Melampirkan dokumen atau foto yang telah dimanipulasi, dipalsukan, atau diambil dari konteks yang berbeda untuk mendukung laporan yang tidak benar.
Menyebarkan informasi laporan — Membocorkan isi laporan, identitas pihak yang dilaporkan, atau hasil investigasi kepada pihak luar sebelum proses resmi selesai dapat merusak integritas penanganan.
Konsekuensi pelaporan tidak bertanggung jawab: Akun Anda dapat dinonaktifkan secara permanen. Laporan palsu yang terbukti dapat dilaporkan balik kepada pihak yang berwenang sesuai peraturan yang berlaku.
Ingat: Sistem ini ada untuk melindungi Anda dan orang lain dari pelanggaran nyata. Setiap laporan yang masuk akan menggunakan waktu dan sumber daya investigator. Gunakan hak Anda untuk melapor dengan bijak dan bertanggung jawab.
8 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ya. Jika Anda memilih mode anonim, investigator tidak akan bisa melihat nama, email, jabatan, atau identitas lain Anda. Hanya admin sistem yang dapat melihat identitas Anda dalam kondisi tertentu untuk keperluan verifikasi internal, dan setiap akses admin dicatat di log audit yang tidak dapat diubah.
Tidak. Mode pelaporan (anonim/teridentifikasi) tidak dapat diubah setelah laporan dikirim. Pastikan Anda memilih mode yang tepat sebelum menekan tombol Kirim.
Anda akan melihat notifikasi di dashboard bahwa laporan berstatus "Perlu Dilengkapi". Admin akan menjelaskan apa yang perlu ditambahkan. Buka detail laporan, lengkapi informasi yang diminta, lalu kirim ulang. Jika tidak dilengkapi sebelum batas waktu, laporan dapat ditutup secara otomatis.
Durasi investigasi bervariasi tergantung kompleksitas kasus. Laporan sederhana mungkin diselesaikan dalam beberapa hari kerja, sedangkan kasus kompleks bisa memakan beberapa minggu. Anda bisa memantau perkembangan melalui dashboard dan riwayat status laporan.
Ya. Anda dapat melihat status laporan secara real-time di dashboard. Setiap perubahan status disertai catatan dari pihak yang mengubahnya. Saat laporan selesai atau ditutup, Anda juga bisa melihat keterangan penutupnya.
Gunakan fitur "Lupa Password" di halaman login. Tautan reset password akan dikirimkan ke email yang terdaftar. Jika email Anda tidak aktif lagi, hubungi admin sistem.
Tidak. Anda wajib memiliki akun dan login sebelum bisa membuat laporan. Ini diperlukan agar Anda bisa memantau status laporan, berkomunikasi dengan investigator, dan melengkapi laporan jika diminta.
Jika reviewer menilai laporan memerlukan penanganan oleh lembaga di luar organisasi (seperti KPK, Kejaksaan, OJK), laporan akan diteruskan ke sana. Penanganan selanjutnya berada di luar sistem ini. Admin akan mencatat nomor referensi resmi sebagai tanda serah terima.

Mengetahui Kasus Pelanggaran?

Daftar dan buat laporan. Identitas Anda terlindungi.