Cara Menggunakan Sistem
Whistleblowing
Panduan lengkap dari pendaftaran hingga laporan selesai. Baca sebelum Anda membuat laporan pertama.
Ikuti langkah berikut untuk membuat laporan pertama Anda.
Daftarkan akun Anda
Klik tombol Daftar & Lapor di bagian atas halaman. Isi username, email, password, dan data profil. Akun Anda otomatis mendapat akses sebagai Pelapor.
Gunakan email aktif yang dapat Anda akses sewaktu-waktu untuk menerima notifikasi.Login ke dashboard
Setelah mendaftar, Anda akan langsung masuk ke dashboard pelapor. Di sini Anda bisa melihat semua laporan yang pernah dibuat dan statusnya.
Klik "Buat Laporan Baru"
Tekan tombol Buat Laporan di dashboard atau menu navigasi. Anda akan diarahkan ke formulir pelaporan.
Isi formulir dengan lengkap
Pilih kategori, tulis judul yang jelas, dan jelaskan isi laporan secara detail. Sertakan lampiran bukti jika ada. Pilih apakah laporan bersifat anonim atau teridentifikasi.
Kirim dan simpan kode laporan
Setelah berhasil dikirim, Anda mendapat kode unik laporan. Simpan kode ini — gunakan untuk memantau status dan berkomunikasi dengan investigator.
Kode laporan selalu tersedia di dashboard akun Anda.Anda bebas memilih mode pelaporan sesuai kenyamanan dan kebutuhan Anda.
Identitas Disembunyikan
Identitas Diketahui Investigator
Laporan yang detail dan jelas akan mempercepat proses investigasi.
Cantumkan waktu
Sebutkan tanggal, hari, dan waktu kejadian seakurat mungkin. Contoh: "Jumat, 10 Januari 2025, sekitar pukul 17.00."
Sebutkan lokasi
Di mana kejadian berlangsung? Ruangan, lantai, atau area tertentu sangat membantu investigator.
Identifikasi pihak terlibat
Sebutkan jabatan atau inisial jika Anda tidak yakin untuk menyebut nama lengkap. Hindari tuduhan tanpa dasar.
Kronologi jelas
Tulis secara berurutan dari awal hingga akhir kejadian. Gunakan kalimat yang singkat dan to the point.
Cantumkan nominal jika ada
Jika terkait keuangan, sebutkan estimasi nilai yang terlibat. Ini membantu menentukan prioritas penanganan.
Tuliskan apa yang Anda saksikan
Fokus pada fakta yang Anda lihat atau dengar sendiri. Bedakan antara fakta dan asumsi.
Bukti memperkuat laporan dan mempercepat proses investigasi.
Dokumen (PDF, DOC, DOCX)
Kontrak, laporan keuangan, surat, memo, atau dokumen lain yang relevan. Pastikan dokumen tidak dalam kondisi terpassword-protected.
Foto/Tangkapan Layar (JPG, PNG)
Foto bukti fisik, tangkapan layar percakapan, atau gambar situasi yang relevan. Pastikan kualitas foto cukup jelas untuk dibaca.
Pahami setiap tahapan penanganan laporan Anda.
Fitur chat tersedia saat laporan Anda dalam tahap investigasi.
Cara mengakses chat
Buka detail laporan dari dashboard, lalu klik tombol Chat Investigator yang muncul saat laporan berstatus Investigasi.
Kerahasiaan tetap terjaga di chat
Jika laporan bersifat anonim, investigator hanya melihat Anda sebagai "Pelapor (Anonim)" — tidak ada nama, jabatan, atau informasi identitas lain yang tampil.
Jangan sebutkan identitas diri Anda secara eksplisit dalam pesan chat jika ingin tetap anonim.Kirim bukti tambahan via chat
Anda bisa melampirkan file tambahan langsung di pesan chat jika investigator meminta bukti tambahan. Format yang didukung sama dengan lampiran utama laporan.
Responsif terhadap pertanyaan
Jika investigator mengajukan pertanyaan, usahakan menjawab dalam waktu yang wajar. Kurangnya respons dari pelapor dapat memperlambat atau bahkan menghentikan proses investigasi.
Sistem ini dibangun atas dasar kepercayaan. Gunakan dengan penuh tanggung jawab.
Peringatan: Larangan Keras
Mengetahui Kasus Pelanggaran?
Daftar dan buat laporan. Identitas Anda terlindungi.